Tips Gaji UMR Bisa Menabung Dengan Menekan Pengeluaran

Menabung adalah keharusan bagi setiap individu bila ingin mencapai sebuah kemerdekaan secara finansial dan menjadi sebuah bibit kekayaan. Namun, yang menjadi pertanyaan yang kerap muncul di masyarakat adalah, apakah bisa menabung secara optimal meski dengan gaji UMR? Jawabannya adalah bisa. Akan tetapi harus dilakukan dengan sebuah komitmen yang kuat dan rutin melakukannya. Bagaimana caranya? Ada baiknya kamu simak ulasannya berikut.

Prioritaskan untuk Membayar Tempat Tinggal

Ketika kamu sudah menerima gaji UMR setiap bulannya, maka sisihkan dana untuk membayar sewa tempat tinggal. Bila Anda masih tinggal di rumah sendiri atau menumpang orang tua, maka patut bersyukur sebab dana gaji tidak ada yang dialokasikan untuk sewa tempat tinggal. Sehingga kamu bisa lebih hemat dan gunakanlah untuk menabung.

Akan tetapi, kalau kamu hidup di perantauan sebaiknya anggaran untuk sewa tempat kost harus ada di anggaran teratas. Misalnya saja, kamu perlu menyisihkan Rp500 ribu untuk anggaran tersebut. Jumlah tersebut biasanya sudah termasuk dengan biaya listrik, air dan sebagainya. Jika belum termasuk, maka pikirkanlah untuk dana tambahannya.

Hitung Kembali Uang Makan

Setelah menghitung untuk anggaran uang sewa tempat tinggal maka anggarkan pula gaji UMR tersebut untuk biaya makan. Di kota besar, kamu bisa menganggarkan dana untuk sekali makan semisalnya Rp15 ribu di warteg. Lalu, jika kamu makan tiga kali sehari tinggal kalikan saja Rp15 ribu x 3 = Rp45 ribu. Untuk satu bulannya jad Rp45 ribu x 30 hari = Rp1.350.000.

Itu pun kalau makan dalam kondisi stabil. Maka dari itu, setidaknya kamu bisa menghemat dan sesekali untuk makan di restoran atau untuk sekadar biaya nongkrong bareng teman. Agar makin hemat, usahakanlah untuk memasak sendiri. Untuk sekali masaknya bisa digunakan untuk makan tiga kali sehari. Sangat membantu dalam penghematan bukan?

Jangan Lupakan Biaya Transportasi

Selanjutnya, jangan lupakan biaya untuk transportasi. Sebagai individu dengan mobilitas tinggi, wajib buat kamu menghitung anggaran ini. Misalnya, jika kamu naik transportasi umum setidaknya perlu menyisihkan uang sebesar Rp30 ribu per harinya. Katakanlah dalam sebulan ada 20 hari kerja, maka Rp30 ribu x 20 = Rp600 ribu.

Akan tetapi, bila kamu menggunakan kendaraan pribadi seperti motor tentu sedikit lebih murah. Contohnya saja untuk motor dengan jarak tempuh antara tempat tinggal dengan kantor paling jauh berjarak 25 kilometer. Maka, kamu butuh setidaknya Rp20 ribu untuk membeli bahan bakar Pertamax dan bisa dipakai selama tiga hari.

Siapkan Dana untuk Menabung

Nah, kini saatnya kamu memikirkan bagaimana cara menabung dan berapa besaran persentase yang tepat jika mengacu gaji UMR. Para pakar dan ahli perencana keuangan merekomendasikan setidaknya uang tabungan dari gaji adalah 10 persen dari penghasilan bulanan. Setidaknya, jika gaji UMR yang kamu terima Rp3 jutaan, maka dana tabungan ini paling tidak sebesar Rp300 ribu – Rp350 ribuan.

Memang, jumlah tersebut bagi sebagian orang di rasa sedikit. Akan tetapi jika kamu memiliki sisa dana anggaran lebih, misalnya dari anggaran transportasi atau ada sisa dari biaya makan tersebut bisa langsung dialokasikan ke dana tabungan. Ingat kata pepatah, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Hal tersebut juga berlaku pada dana tabunganmu.

Tidak Ada Salahnya Mencoba Berinvestasi

Kemudian, jika dalam beberapa bulan berikutnya kamu lebih stabil dalam mengatur keuangan dari gaji UMR tersebut, maka ada baiknya untuk mempertimbangkan investasi. Sekecil apapun nilai investasinya bila dilakukan dengan niat dan dijalankan dengan baik maka hasilnya cukup besar dan membuat kamu tergiur.

Sumber : https://xdana.com/artikel/gaji-umr-tetap-bisa-nabung-gimana-caranya/

1 thought on “Tips Gaji UMR Bisa Menabung Dengan Menekan Pengeluaran”

Leave a Comment